Rabu, 23 Juli 2014

Tugas tik - perkembangan internet


Makalah TIK

Tema      : Perkembangan Internet di                                             Indonesia


Nama    : Febry Regina Manik
Kelas     :IX. 1
NIS         : 0001545119





Daftar Isi
·       Daftar Isi ……………………………………………….............2

·       Pendahuluan………………………………………………………3

·       Internet Service Provider Indonesia……….…………..7

·         Penguna awal internet lewat CIX dan Composerve…………………………………………………………………….………………8


·         Daftar Pustaka ………………………………………………….9




PENDAHULUAN
Ilmu atau pengetahuan tentang teknologi di masa ini sangatlah diperlukan bahkan menjadi kebutuhan. Aapalagi dengan sebuah teknologi yang sangat popular baik dikalangan anak –anak remaja maupun orang tua. Ada pepatah yang mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Oleh sebab itu di dalam makalah ini akan berisi megenai sejarah perkembangan mengenai internet khususnya di Indonesia.
          Dengan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa dan pengajaran serta pengarahan yang diberikan oleh guru kami maka saya membuat makalah ini. Semoga isi yang terkandung di dalam makalah ini dapat bermakna dan menambah ilmu kita semua.




Awal Internet Indonesia
Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio"[1] di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB pada tahun 1989.
a.  Pra –Sejarah Internet di Indonesia

Ada dua hal yang perlu diperhatikan, jika membahas seputar pra-sejarah Internet di Indonesia.

Pertama, populasi komputer Indonesia yang sangat minim sekali seputar tahun 1970-1980an. Kedua, istilah Internet baru menjadi populer pada tahun 1990an. Sebelumnya, nama dari sebuah jaringan komputer berdasarkan siapa yang membiayainya atau siapa yang menggunakannya. Umpamanya: apranet, BITnet, CSnet, NSFnet, UUSCPnet, dan seterusnya.

Internet merupakan media komunikasi yang populer di Indonesia sejak akhir tahun 1990. Perkembangan jaringan internet di Indonesia dimulai pertengahan era 1990, namun sejarah perkembangannya dapat diikuti sejak era 1970-an.

Pada awal perkembangannya, internet dimulai dari kegiatan-kegiatan yang bersifat non-komersial, seperti kegiatan-kegiatan berbasis hobby dan dalam perkembangan selanjutnya kebanyakan diprakarsai oleh kelompok akademis / mahasiswa dan ilmuwan yang sebagian (pernah) terlibat dengan kegiatan berbasis hobby tersebut, melalui upaya membangun infrastruktur telekomunikasi internet.

Peranan Pemerintah Indonesia dalam perkembangan jaringan internet di Indonesia memang tidak banyak, namun juga tidak dapat dikesampingkan, walaupun peranan mereka tidak terlalu signifikan.

b.  Hobby Radio

Sejarah internet Indonesia dapat ditelusuri dari berbagai kegiatan sejumlah masyarakat, khususnya dalam bidang telekomunikasi. Kegiatan-kegiatan tersebut lebih merupakan kegiatan berbasis hobby atau yang bersifat amatir, tanpa ada tujuan komersil. Kegiatan-kegiatan tersebut berhubungan dengan penggunaan radio telekomunikasi yang kemudian memunculkan suatu komunitas penggemar komunikasi radio, dikenal sebagai Amatir Radio yang tergabung di Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI). Komunitas ini tidak hanya sekedar menggunakan radio sebagai alat komunikasi saja tapi juga pada upaya meningkatkan kemampuan teknis dalam membuat alat komunikasi / radio panggil. Booming radio amatir ini dimulai era tahun 1970-an, dengan penggemar dari berbagai tingkatan usia, namun terutama di kalangan remaja dan orang dewasa (usia 15-30 tahun).

Dari komunitas ini pula kemudian dikenal komunikasi radio antar penduduk menggunakan frekuensi Citizen Band (CB).
Dari orang-orang inilah muncul sejumlah tokoh yang kemudian memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi telekomunikasi, hingga munculnya Internet di Indonesia.

c.   TeleponBBS

Selain Radio Amatir dan Radio Paket Amatir, ada pula teknologi yang dikenal dengan Buletin Board System (BBS) berbasis FidoNET. Teknologi ini pertama kali dibawa ke Indonesia awal tahun 1980-an oleh Jim Filgo saat bekerja di Kedutaan Amerika.

BBS merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengaitkan banyak ‘server’ BBS amatir radio di seluruh dunia agar e-mail dapat dikirim dan terima dengan lancar. BBS hanya menyediakan data dalam bentuk gambar-gambar atau informasi tertulis. Untuk perangkat keras/hardware-nya sendiri, BBS merupakan perangkat computer yang dilengkapi dengan modem dan sambungan kabel telepon. Jika ada beberapa BBS yang saling terhubung, maka kita sudah dapat mengakses komputer (BBS) lain. Sambungan antar BBS dilakukan melalui saluran telepon, dan karenanya pengguna BBS umumnya merupakan kaum ‘elit’ / ekonomi menengah-atas karena sambungan melalui saluran telepon terhitung mahal. (Lim, 2005)
d.   Cuplikan Perjuangan IT di Indonesia

·        Menyebarkan Ilmu Internet Murah

·        Keputusan DIRJEN w:POSTEL Tentang Internet Wireless

·        w. Onno w. Purbo Mengundurkan Diri Dari w:POSTEL

·        Terbentuk w:INDOWLI

·        Sweeping Internet Wireless di Tahun 2002-2003

·        Persiapan Kemerdekaan Frekuensi 2.4GHz

·        Merdeka pada tanggal 5 Januari 2005

 

 

 

 

 

Internet Service Provider Indonesia

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Tahun 1995, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pos Telekomunikasi menerbitkan ijin untuk ISP yang diberikan kepada IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya dan Radnet pimpinan BRM. Roy Rahajasa Yamin.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan  jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless.
Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh. Internet Service Provider Indonesia

Pengguna Awal Internet Lewat CIX dan Compuserve

Sejak 1988, CIX (Inggris) menawarkan jasa E-mail dan Newsgroup. Belakangan menawarkan jasa akses HTTP dan FTP. Beberapa pengguna Internet memakai modem 1200 bps dan saluran telpon Internasional yang sangat mahal untuk mengakses Internet. Sejak 1989 Compuserve (AS) juga menawarkan jasa E-mail dan belakangan Newsgroup, HTTP/FTP. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Biaya akses Compuserve masih mahal, tetapi jauh lebih murah dari CIX.

 

 






Daftar Pustaka
id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia
indonesiaindonesia.com › Sejarah & Budaya
id.wikibooks.org/wiki/...Indonesia/Pembebasan_Frekuensi_2.4Ghz
id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar